Corporate & Government Software Solution » About

About

Di dalam bukunya yang berjudul the speed of trust, Steven m.r Covey mengatakan bahwa kepercayaan akan berimplikasi signifikan terhadap proses pertumbuhan sebuah organisasi (perusahaan maupun negara). Tentu saja yang didefinisikan disini adalah rasa percaya antar manusia yang terlibat dalam organisasi tersebut seperti, rasa percaya bawahan terhadap atasan, rasa percaya atasan terhadap staff dan terhadap pemilik modal, rasa percaya masyarakat terhadap penyelenggara negara dan seterusnya. Intinya rasa percaya dapat menyederhanakan banyak proses tidak penting dalam sebuah organisasi, yang pada akhirnya membawa organisasi tersebut pada kedewasaan, perkembangan dan kemandirian yang lebih cepat.

Tentang kemandirian itu sendiri, terutama menyangkut kemandirian bangsa ini, dapat diejawantahkan dalam pemanfaatan secara optimal terhadap potensi lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya asing, dapat terjemahkan pula sebagai percaya untuk menggunakan produk-produk yang dibuat oleh anak bangsanya sendiri. Salah satu contoh nyata akhir-akhir ini adalah kepercayaan dan kebanggaan menggunakan batik yang berimplikasi pada pertumbuhan luar biasa dalam industri tersebut. Menstimulus kemandirian perekonomian pengusaha lokal yang berkecimpung dalam industri tersebut.

Demikian pula dalam industri software, kepercayaan seharusnya diberikan oleh pemerintah maupun perusahaan–perusahaan swasta nasional untuk menggunakan software-software buatan anak negeri. Dengan begitu pertumbuhan industri software dalam negeri akan terus tumbuh dan tak ayal lagi negara kita akan mencapai kemandirian dalam penyediaan teknologi (terutama software) untuk bangsanya sendiri.

Jika menilik pada proses pengembangan dan implementasi software, terutama yang melibatkan proses bisnis pada perusahaan-perusahaan nasional, akan ditemukan fakta bahwa cara, budaya dan kearifan lokal adalah parameter penentu keberhasilan implementasi. Oleh sebab itu seharusnya software-software buatan anak negeri yang di bangun dengan pendekatan budaya dan kearifan lokal akan lebih cocok dan memiliki peluang keberhasilan lebih tinggi untuk di implementasikan, karena pada dasarnya software itu adalah manifestasi dari cara dan budaya itu sendiri.

Saat ini, kita dapat menikmati hasil perkembangan teknologi yang rasa-rasanya membuat kehidupan manusia menjadi benar-benar lebih mudah. Bayangkan, berapa kalori yang dihemat oleh anda ketika menempuh perjalanan Jogja- Jakarta dengan pesawat dibandingkan dengan bersepeda atau bahkan berjalan kaki. Dengan analogi yang sama, jika pesawat dapat membuat penggunaan energi menjadi sangat efisien, kami ingin membuat software yang dapat menjadi pesawat untuk perusahaan – perusahaan di indonesia.

Untuk mencapai tujuan tersebut memang bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah, tetapi juga bukan pekerjaan yang tidak mungkin. Beberapa karakter dan nilai berikut akan diselipkan dalam tiap-tiap software yang dibangun:

  1. Relevan (fiturnya harus tepat sasaran), terlalu banyak fitur yang tidak diperlukan akan membuat software menjadi tidak effisien.
  2. Aman, tentu anda tidak ingin data hilang maupun informasi yang anda miliki jatuh ke tangan orang yang tidak tepat.
  3. Cepat dan Tepat, inilah sesungguhnya tujuan dari software itu di bangun
  4. Mudah digunakan, teknologi itu akan gagal jika orang susah untuk memahami dan memanfaatkan kelebihannya.

Demikian, empat nilai tersebut akan dijadikan sebagai landasan dan jiwa produk-produk yang akan di release dan tentu harapan terakhirnya adalah bahwa produk-produk yang dibuat dapat dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan nasional.

Pada akhirnya PT. Gamatechno Indonesia mempersembahkan divisi Enterprise Software untuk Indonesia.

Salam,

Triasmono